Menu Close

Begini Cara Membaca Hasil USG 2D, Kenali Bedanya dengan Jenis USG Lainnya

Begini Cara Membaca Hasil USG 2D, Kenali Bedanya dengan Jenis USG Lainnya

USG atau pemindaian ultrasound scan biasa dilakukan oleh sebagian besar ibu hamil. USG adalah cara mengamati janin tanpa sinar X yang berbahaya. USG sendiri ada beberapa jenisnya, cara membacanya pun akan berbeda. Mislanya, jika Anda yang memilih melakukan USG 2D, maka perlu mengetahui cara membaca hasil USG 2D, begitu seterusnya.

USG memiliki banyak sekali manfaat, seperti mengkonfirmasi kehamilan, melihat berapa jumlah janin di dalam rahim, menetapkan hari perkiraan lahir, menentukan posisi plasenta, memeriksa posisi janin sebelum melahirkan, mengetahui kehamilan ektopik, mengatasi perkembangan fisik janin, menilai risiko janin terkena kelainan kromosom tertentu, serta memeriksa jumlah cairan ketuban dalam rahim.

Mengetahui Perbedaan USG 2D, 3D, 4D, dan 5D Serta Cara Membaca Hasilnya

  1. USG 2 dimensi

USG 2 dimensi merupakan metode USG yang paling terkenal yang sudah digunakan selama bertahun-tahun. USG tradisional ini dilakukan dengan menghasilkan gambar janin lebih datar, hitam, putih, dan dua dimensi. 

Tulang janin bisa terlihat saat disorot dalam warna putih. USG 2 dimensi biasanya dilakukan di tahap awal kehamilan. USG ini untuk mengukur statistik janin. 

Cara membaca hasil USG 2D ini penting diketahui oleh calon ibu dan ayah. Untuk membaca hasilnya, Anda perlu memperhatikan dua indikator pada foto hasil USG, yaitu orientasi gambar dan warna.

  • Orientasi gambar

Janin dalam kandungan bisa dilihat dari orientasi gambar atau bentuk foto yang ditampilkan. Orientasi gambar dilihat untuk mendeteksi posisi tulang belakang dan kepala bayi. 

Posisi kepala ini perlu dilihat apakah bayi sungsang atau tidak. Posisi tulang belakang untuk mengetahui bayi menghadap ke mana saat dilakukannya pemeriksaan. Tentu posisi ini masih akan terus berputar hingga menjelang persalinan. 

  • Warna

Pada USG 2D, ada 3 warna yang terlihat, yaitu abu-abu, putih, dan hitam. Warna abu-abu menunjukkan jaringan, warna hitam menunjukkan cairan ketuban, sedangkan warna putih menandakan tulang. Sedangkan janin berada di tengah ketiga warna itu. Cara membaca hasil USG 2d tidak sulit seperti yang dibayangkan. Cukup berpatokan pada orientasi gambar dan warna saja.

  1. USG 3 dimensi

USG 3 dimensi adalah pemindaian yang menangkap gambar janin dalam 3 dimensi. Dengan fitur ini, Anda kemungkinan bisa melihat wajah tertentu dari janin. 

Sebenarnya USG 3d ini hampir sama dengan 2d, hanya saja hasil gambarnya lebih tajam dan hidup. USG 3D ini biasanya untuk melihat anatomi janin karena lebih baik. Sehingga dokter akan terbantu dalam melihat berbagai potensi cacat lahir atau kelainan yang mungkin dialami oleh janin.

Hasil USG3d ini bisa dilihat ada warna kuning atau coklat. Hasilnya pun bisa disimpan sebagai kenang-kenangan. USG 3d direkomendasikan dilakukan antara 24-32 minggu usia kehamilan.

  1. USG 4 dimensi

USG 4 dimensi akan menampilkan hasil berupa efek video, seperti film. Sehingga Anda bisa melihat janin dengan berbagai aktivitas, misalnya sedang tersenyum atau menguap.

USG 4d ini menampilkan gambar dalam 3 dimensi dan juga bisa menampilkan gerakan dari aksinya. Bedanya dengan USG 3 dimensi adalah, USG 4d bisa menampilkan gambar dengan gerakannya.

Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan USG 4d pada usia kehamilan antara 24-32 minggu.

  1. USG 5 dimensi

USG 5d ini merupakan teknologi baru yang juga disebut ultrasonografi HD live. Jadi, USG ini bisa menampilkan gambar janin dengan warna merah muda atau kemerahan. Jadi Anda dapat melihatnya seolah-olah langsung dalam rahim. 

Pemindaian 5d ini disebut sebagai USG paling canggih. Anda akan melihat gambar janin dalam kualitas terbaik dan realistis. 

USG 5d ini mengandalkan software untuk menghasilkan gambar janin yang lebih terlihat nyata, sehingga hasilnya lebih jelas. 

Untuk melakukan USG 5d ini, disarankan pada usia kehamilan 24-32 minggu. 

Untuk USG 3d, 4d, dan 5d, tidak perlu pengetahuan khusus untuk membaca hasilnya karena sudah ditampilkan dengan lebih jelas. Berbeda dengan USG tradisional, Anda perlu tahu bagaimana cara membaca hasil USG 2d ini karena gambar yang ditampilkan datar dan hanya dalam 3 warna saja. 

Namun, Jika janin dalam kandungan Anda tidak memiliki masalah, USG 3d atau 4d saja sudah cukup untuk melihat kondisinya. Maka, pilihlah USG sesuai dengan kebutuhan Anda dan janin Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *