Menu Close

Cara Mengobati Abses Payudara

Cara Mengobati Abses Payudara

Abses payudara adalah infeksi menyakitkan yang terjadi di payudara disebabkan oleh bakteri. Jenis bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi ini adalah Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat masuk melalui celah di kulit payudara atau puting. 

Infeksi yang dihasilkan disebut dengan masitits dan menyerang jaringan lemak payudara, menyebabkan pembengkakan dan tekanan pada saluran susu. Abses adalah rongga pada buah dada yang berisi nanah berasal dari saluran susu yang terinfeksi. Abses payudara dapat berkembang dengan adanya mastitis yang lebih parah.

Infeksi payudara dapat menyerang semua perempuan tetapi paling sering terjadi pada wanita yang sedang menyusui. Sekitar 2% hingga 3% wanita menyusui dapat mengalami mastitis. Pada perempuan yang menyusui abses dapat diobati dengan antibiotik, tetapi biasanya juga perlu melakukan drainase bedah. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti menyusui sementara waktu jika terjadi masalah kesehatan seperti ini.

Pada wanita yang tidak menyusui infeksi ini biasanya disebut sebagai abses payudara non laktasi dan dianggap sebagai lesi jinak. Mastitis tanpa abses dapat diobati dengan antibiotik.

Bagaimana abses payudara diobati?

Abses bisa diobati dengan berbagai cara. Namun, lebih baik untuk konsultasi terlebih dahulu kepada dokter Anda. Abses umumnya didiagnosis berdasarkan deskripsi gejala dan pemeriksaan fisik oleh dokter.

Beberapa tes dapat dilakukan oleh mengetahui lebih lanjut penyebab gangguan kesehatan ini dengan tes menghitung jumlah sel darah putih atau white blood cell count (WBC). Tes WBC akan mengukur sejauh mana reaksi kekebalan tubuh. Untuk wanita yang sedang menyusui, sampel susu dari payudara yang terkena abses dapat diuji untuk menentukan organisme apa yang menyebabkan infeksi.

Perawan dengan antibiotik dapat menjadi cara dalam mengobati abses payudara. Sebelum mengonsumsi antibiotik ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu. Dokter Anda kemungkinan akan melakukan serangkaian tes untuk membantu menentukan antibiotik terbaik yang dapat digunakan.

Selain antibiotik, mengobati abses dapat menggunakan cara ultrasound dengan jarum steril adalah cara yang paling direkomendasikan, kecuali jika ada kerusakan pada kulit di atasnya. Dalam metode ini, pencitraan ultrasound menunjukkan lokasi dan kedalaman abses. Jarum kemudian dimasukkan ke dalam abses dan nanah akan dikeringkan atau disedot melalui jarum tersebut.

Bedah drainase abses payudara juga mungkin dilakukan. Dokter bedah akan membuat sayatan kecil pada abses untuk mengeluarkan nanah. Luka sayatan kemudian akan dibalut dengan perban agar luka tetap bersih dan kering tanpa perlu dijahit.

Potensial komplikasi

Komplikasi dari gangguan kesehatan ini dapat mencakup infeksi kronis, jaringan parut, nyeri yang terus menerus, dan perubahan bentuk payudara. Untuk wanita yang sedang menyusui, abses payudara dapat membuat mereka kesulitan untuk menyusui. Sedangkan untuk wanita yang tidak menyusui abses payudara dapat menyebabkan bengkak dan nyeri yang lebih parah.

Komplikasi abses payudara meliputi:

  • Infeksi kronis
  • Rasa sakit yang berlebihan
  • Cacar dan jaringan parut
  • Kegagalan organ
  • Sepsis atau infeksi bakteri pada saluran darah yang dapat mengancam jiwa.

Untuk menghindari komplikasi tersebut, penderita dapat berkonsultasi dengan dokter dan melakukan perawatan yang direkomendasikan dan jangan lupa untuk minum antibiotik yang sudah diresepkan. Bagi yang sudah menjalankan prosedur pengobatan Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah komplikasi abses payudara:

  • Bergantian antara mandi air hangat dan mengompres air dingin ke daerah yang terkena infeksi
  • Mengompres dengan air hangat dan kain yang lembab ke daerah yang terinfeksi beberapa kali sehari
  • Bagi ibu yang menyusui, terapkan jadwal yang teratur antara memerah ASI secara manual dengan pompa
  • Jaga kebersihan daerah payudara
  • Mengaplikasikan pelembab di area puting untuk mencegah pengeringan atau retak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *